TIPS TIPS BERMANFAAT

Senin, 12 Oktober 2015

Jenis-jenis Batuan Piroklastik


1.      Pumice
Pumice adalah jenis batuan yang berwarna cerah, batuan ini banyak mengandung buih-buih yang terbuat dari gelembung berdinding gelas. Batuan ini terbentuk dari magma asam oleh aksi letusan gunungapi yang mengeluarkan materialnya ke udara, kemudian mengalami transportasi secara horizontal dan terakumulasi sebagai batuan piroklastik. Batu pumice ini mempunyai sifat vesicular yang tinggi, mengandung jumlah sel yang banyak akibat ekspansi buih gas alam yang terkandung didalamnya, dan pada umumnya terdapat sebagai bahan lepas atau fragmen-fragmen dalam breksi gunungapi.

2.      Tuff
Tuff adalah batuan gunungapi yang terbentuk dari suatu campuran fragmen-fragmen mineral batuan gunungapi dalam matrik debu gunungapi. Tuff terbentuk dari kombinasi debu, batuan dan fragmen mineral yang dilemparkan ke udara dan kemudian jatuh dipermukaan bumi sebagai suatu endapan campuran.

3.      Skorian

Skorian adalah jenis batuan yang berwarna lebih gelap jika dibandingkan dengan pumice, hal ini disebabkan oleh kandungan batuan itu sendiri yang cenderung lebih basa dari pumice. Batu skorian ini memiliki tingkat vesicular yang lebih rendah daripada pumice. Batuan ini terbentuk dari lava yang kaya volatile atau gas tetapi kurang kental dari lava membentuk batu pumice. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar